Beberapa minggu terakhir ini gw sering keinget suasana waktu ikutan Event Startup Bali.
Bukan cuma soal teknologi, pitch deck, atau jargon keren tentang “scale up bisnis”, tapi justru karena di tengah hiruk pikuk itu… ada pie susu yang nyelip jadi pusat perhatian.
Lucu juga sih. Event yang isinya founder, investor, dan mentor bisnis… malah bisa riuh gara-gara kue sederhana khas Bali.
Tapi di situlah gw baru sadar: ternyata kampanye produk lokal bisa punya daya tarik yang sama besarnya dengan startup teknologi.
Awalnya gw pikir, Pie Susu Asli Enaaak yang kita bawa ke event itu cuma bakal jadi camilan di pojokan, kayak suguhan biar orang gak kelaparan aja.
Ternyata salah besar.
Setiap break, stand kita diserbu. Ada yang penasaran, ada yang udah kangen karena pernah coba pas liburan ke Bali, bahkan ada juga yang sengaja bawa pulang buat oleh-oleh.
Gw jadi mikir, mungkin inilah inti dari semua cerita tentang UMKM lokal yang survive di tengah dunia startup yang makin digital.
Produk boleh sederhana, tapi kalau punya cerita, identitas, dan rasa yang ngena… dia bisa nyelip dengan anggun di panggung mana pun.
IDENTITAS
Pie Susu Asli ENAAAK itu bukan sekadar kue.
Dia punya cerita: lahir di Bali, jadi bagian dari tradisi oleh-oleh, dan punya rasa nostalgia buat siapapun yang pernah singgah.
Pas gw ngobrol sama salah satu mentor startup di sana, dia bilang:
“Startup paling kuat itu yang punya value. Nah, pie susu kalian ini jelas punya value: menghubungkan orang dengan Bali lewat rasa.”

Jleb.
Itu kayak reminder bahwa branding bukan cuma soal logo keren atau packaging glossy.
Kadang justru hal sederhana, kayak cita rasa khas yang konsisten, bisa bikin orang balik lagi.
DIGITALISASI
Namanya juga event startup, pasti banyak obrolan soal digital.
Ada yang pamer aplikasi AI, ada yang ngenalin platform marketplace, ada juga yang pitching solusi SaaS.
Gw?
Cuma bawa cerita tentang bagaimana Pie Susu Asli ENAAAK sekarang udah punya website resmi di https://piesusuenaaak.co.id
dan aktif nerima order lewat WhatsApp.
Ternyata justru itu yang bikin banyak peserta penasaran.
“Serius UMKM bisa scale up cuma pake website sama WA?”
Gw jawab: “Kenapa enggak? Yang penting kita tahu siapa pelanggan kita, tahu cara jaga kualitas produk, dan tahu gimana bikin pengalaman belanja yang gampang.”
Dan surprisingly, banyak founder yang relate.
Karena di ujung-ujungnya, teknologi cuma alat. Yang bikin hidup bisnis adalah rasa, cerita, dan hubungan dengan pelanggan.
KAMPANYE PRODUK LOKAL
Event Startup Bali itu semacam panggung, bukan cuma buat pitching ide, tapi juga buat kampanye visi.
Buat gw pribadi, hadir di sana dengan Pie Susu Asli ENAAAK adalah bentuk kampanye: bahwa produk lokal juga punya tempat di masa depan.
Bukan berarti kita harus saingan sama startup teknologi besar, tapi kita bisa berdiri sejajar karena punya kekuatan yang berbeda.
Kekuatan UMKM lokal itu ada di otentisitas.
Pie susu bukan cuma kue manis, tapi simbol bahwa kita masih punya akar budaya yang bisa diangkat ke panggung modern.
Dan kalau kampanye ini bisa bikin satu-dua orang di event itu kepikiran untuk lebih menghargai produk lokal, berarti misi kita berhasil.
Pas pulang dari event itu, gw nggak cuma bawa kartu nama investor atau notes materi startup.
Gw bawa perasaan bahwa Pie Susu Asli ENAAAK ternyata punya panggung yang lebih luas dari yang gw bayangin.
Selama ini gw kira ceritanya cuma muter di bandara, toko oleh-oleh, sama koper wisatawan.
Ternyata sekarang, ceritanya bisa nyampe ke pitch deck, forum diskusi digital, bahkan jadi contoh real tentang gimana UMKM bisa adaptasi di era startup.
Akhirnya gw sadar, kampanye produk lokal itu nggak harus ribet.
Kadang cukup hadir dengan percaya diri, bawa produk dengan kualitas terbaik, dan cerita jujur tentang asal-usulnya.
Dan kalau pie susu bisa bikin ruangan penuh founder teknologi berhenti sebentar buat ngemil sambil senyum, berarti dia udah menang di jalannya sendiri.
Jadi kalau ada yang nanya: apa relevansi Pie Susu Asli ENAAAK di Event Startup Bali?
Jawaban gw simpel:
Dia adalah bukti kalau identitas lokal bisa tetap bersinar bahkan di tengah lautan jargon teknologi.
Dan buat gw pribadi, itu lebih keren dari sekadar pitching ide miliaran rupiah.
Pie Susu Asli ENAAAK akan terus jadi bagian dari kampanye produk lokal Bali. Lewat website, WhatsApp, dan cerita yang kita bawa, kita percaya oleh-oleh khas Bali ini bisa melintasi batas, dari meja makan sederhana sampai ke panggung startup modern. Karena pada akhirnya, bisnis bukan cuma soal teknologi, tapi soal rasa yang mampu menyentuh hati.



